<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3244687988275747429</id><updated>2011-08-01T11:04:01.412-07:00</updated><category term='aghof'/><title type='text'>aghofars</title><subtitle type='html'>Dengan Nama Allah SWT Yang Maha Pengasih dan Penyayang</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://aghofars.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Abd Ghofar Syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10307935897700992050</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SzmO4nqOEfI/AAAAAAAAAGE/snug2OTLzVA/S220/Photo+bapa1.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>10</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3244687988275747429.post-5883379125505941751</id><published>2010-11-03T23:13:00.001-07:00</published><updated>2010-11-03T23:13:46.564-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>FIE QULUBIHIM MARADH&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: blue;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: cyan;"&gt;By, Abd Ghofar Syarief&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara indera manusiawi, kita percaya bahwa tumpukan sisa makanan  mengendap dari waktu ke waktu yang akan menyebabkan toxid (bahan  beracun). Selanjutnya toxid akan lepas ke dalam sistem peredaran darah  sehingga menghasilkan toxin(racun) dalam darah. &lt;br /&gt;Indera pendengaran dalam ungkapan al-Qur’an disebut dengan “ sam‘ “,  indera penglihatan disebut dengan “bashar “, sedangkan indera akal/hati  disebut dengan “fu’ad “. Ketiga indera nalar tersebut disebut dalam  al-Qur′an secara berurutan pada ayat-ayat berikut:&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: lime;"&gt;وَاللهُ  أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُّطُوْنِ أُمَّهتُكُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ شَيْئًا  وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَاْلأَبْصرَ وَاْلأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ  تَشْكُرُوْنَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak  mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan  hati, agar kamu bersyukur. (Q.S. Al-Nahl  ; 78).&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW bersabda “Sumber dari segala penyakit adalah perut,  perut adalah gudang penyakit dan berpuasa itu obat.” (H.R. Muslim)&lt;br /&gt;Didalam  Al-Quran  tidak  kurang sebelas kali disebut istilah ”fiqulubihim maradh”&lt;br /&gt;Kata qalb atau qulub dipahami dalam dua makna, yaitu akal  dan hati.   Sedang  kata  maradh  biasa diartikan sebagai penyakit. Secara rinci   pakar  bahasa  Ibnu  Faris  mendefinisikan  kata tersebut  sebagai   "segala  sesuatu yang mengakibatkan manusia melampaui batas  keseimbangan/kewajaran  dan  mengantar  kepada terganggunya  fisik,   mental,  bahkan kepada tidak sempurnanya amal seseorang." Terlampauinya  batas kesimbangan tersebut dapat berbentuk gerak ke arah berlebihan, dan  dapat pula ke arah kekurangan. &lt;br /&gt;Dari sini dapat dikatakan bahwa Al-Quran memperkenalkan adanya  penyakit-penyakit yang menimpa hati dan yang menimpa akal.  Penyakit-penyakit  akal  yang  disebabkan  bentuk   berlebihan adalah   semacam  kelicikan,  sedangkan  yang  bentuknya karena kekurangan adalah  ketidaktahuan akibat  kurangnya  pendidikan. Ketidaktahuan   ini    dapat  bersifat  tunggal  maupun  ganda. Seseorang   yang   tidak   tahu     serta    tidak    menyadari ketidaktahuannya   pada  hakikatnya   menderita  penyakit  akal berganda. Penyakit-penyakit    kejiwaan    pun     beraneka   ragam   dan bertingkat-tingkat. Sikap angkuh,  benci,   dendam,  fanatisme, loba,  dan  kikir  yang  antara  lain disebabkan  karena bentuk keberlebihan   seseorang.   Sedangkan   rasa   takut,    cemas, pesimisme,   rendah   diri   dan   lain-lain   adalah   karena  kekurangannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang akan memperoleh keberuntungan  di  hari  kemudian  adalah mereka   yang terbebas dari penyakit-penyakit tersebut, seperti bunyi firman  Allah dalam (Q.S. Al-Syu'ara' : 88-89).&lt;br /&gt;Islam mendorong manusia agar memiliki kalbu  yang  sehat  dari segala   macam  penyakit dengan jalan bertobat, dan mendekatkan diri kepada  Allah, karena: Sesungguhnya dengan mengingat Allah jiwa akan memperoleh  ketenangan (Q.S. Al-Ra'd : 28);  Dan Kami turunkan dan Al-Qur’an suatu  yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-    orang yang beriman,”  (Q.S. Al-Israa’: 82).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lamu bish-shawab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3244687988275747429-5883379125505941751?l=aghofars.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aghofars.blogspot.com/feeds/5883379125505941751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2010/11/fie-qulubihim-maradh-by-abd-ghofar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/5883379125505941751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/5883379125505941751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2010/11/fie-qulubihim-maradh-by-abd-ghofar.html' title=''/><author><name>Abd Ghofar Syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10307935897700992050</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SzmO4nqOEfI/AAAAAAAAAGE/snug2OTLzVA/S220/Photo+bapa1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3244687988275747429.post-7945357120656139551</id><published>2010-05-06T01:51:00.000-07:00</published><updated>2010-05-06T01:51:07.096-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aghof'/><title type='text'>Perut Gudang Penyakit</title><content type='html'>FIE QULUBIHIM MARADH&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: blue;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: cyan;"&gt;By, Abd Ghofar Syarief&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara indera manusiawi, kita percaya bahwa tumpukan sisa makanan mengendap dari waktu ke waktu yang akan menyebabkan toxid (bahan beracun). Selanjutnya toxid akan lepas ke dalam sistem peredaran darah sehingga menghasilkan toxin(racun) dalam darah. &lt;br /&gt;Indera pendengaran dalam ungkapan al-Qur’an disebut dengan “ sam‘ “, indera penglihatan disebut dengan “bashar “, sedangkan indera akal/hati disebut dengan “fu’ad “. Ketiga indera nalar tersebut disebut dalam al-Qur′an secara berurutan pada ayat-ayat berikut:&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: lime;"&gt;وَاللهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُّطُوْنِ أُمَّهتُكُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَاْلأَبْصرَ وَاْلأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (Q.S. Al-Nahl  ; 78).&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW bersabda “Sumber dari segala penyakit adalah perut, perut adalah gudang penyakit dan berpuasa itu obat.” (H.R. Muslim)&lt;br /&gt;Didalam  Al-Quran  tidak  kurang sebelas kali disebut istilah ”fiqulubihim maradh”&lt;br /&gt;Kata qalb atau qulub dipahami dalam dua makna, yaitu akal  dan hati.  Sedang  kata  maradh  biasa diartikan sebagai penyakit. Secara rinci  pakar  bahasa  Ibnu  Faris  mendefinisikan  kata tersebut  sebagai  "segala  sesuatu yang mengakibatkan manusia melampaui batas keseimbangan/kewajaran  dan  mengantar  kepada terganggunya  fisik,  mental,  bahkan kepada tidak sempurnanya amal seseorang." Terlampauinya batas kesimbangan tersebut dapat berbentuk gerak ke arah berlebihan, dan dapat pula ke arah kekurangan. &lt;br /&gt;Dari sini dapat dikatakan bahwa Al-Quran memperkenalkan adanya penyakit-penyakit yang menimpa hati dan yang menimpa akal. Penyakit-penyakit  akal  yang  disebabkan  bentuk   berlebihan adalah  semacam  kelicikan,  sedangkan  yang  bentuknya karena kekurangan adalah ketidaktahuan akibat  kurangnya  pendidikan. Ketidaktahuan   ini   dapat  bersifat  tunggal  maupun  ganda. Seseorang   yang   tidak   tahu    serta    tidak    menyadari ketidaktahuannya   pada  hakikatnya  menderita  penyakit  akal berganda. Penyakit-penyakit    kejiwaan    pun    beraneka   ragam   dan bertingkat-tingkat. Sikap angkuh,  benci,  dendam,  fanatisme, loba,  dan  kikir  yang  antara  lain disebabkan karena bentuk keberlebihan   seseorang.   Sedangkan   rasa   takut,   cemas, pesimisme,   rendah   diri   dan   lain-lain   adalah   karena kekurangannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang akan memperoleh keberuntungan  di  hari  kemudian  adalah mereka  yang terbebas dari penyakit-penyakit tersebut, seperti bunyi firman Allah dalam (Q.S. Al-Syu'ara' : 88-89).&lt;br /&gt;Islam mendorong manusia agar memiliki kalbu  yang  sehat  dari segala  macam  penyakit dengan jalan bertobat, dan mendekatkan diri kepada Allah, karena: Sesungguhnya dengan mengingat Allah jiwa akan memperoleh ketenangan (Q.S. Al-Ra'd : 28);  Dan Kami turunkan dan Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-    orang yang beriman,” (Q.S. Al-Israa’: 82).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lamu bish-shawab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3244687988275747429-7945357120656139551?l=aghofars.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://aghofars.wordpress.com' title='Perut Gudang Penyakit'/><link rel='enclosure' type='' href='http://aghofars.blogspot.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aghofars.blogspot.com/feeds/7945357120656139551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2010/05/perut-gudang-penyakit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/7945357120656139551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/7945357120656139551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2010/05/perut-gudang-penyakit.html' title='Perut Gudang Penyakit'/><author><name>Abd Ghofar Syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10307935897700992050</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SzmO4nqOEfI/AAAAAAAAAGE/snug2OTLzVA/S220/Photo+bapa1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3244687988275747429.post-3780747704650461640</id><published>2009-12-30T19:53:00.001-08:00</published><updated>2009-12-30T19:53:53.971-08:00</updated><title type='text'>Jalan Kaki Jinakan 9 Jenis Penyakit</title><content type='html'>kiriman dari millis tetangga :&lt;br /&gt;mudah2 an bermanfaat menambah pengetahuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan Kaki Jinakan 9 Jenis Penyakit &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STUDI dalam beberapa tahun terakhir semakin mengukuhkan bahwa berjalan tergopoh-gopoh dan bukan jalan santai memang memberi banyak manfaat bagi kesehatan kita. Inilah sembilan manfaat yang dapat diperoleh dari aktivitas jalan kaki. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;(1) Serangan Jantung. &lt;br /&gt;Pertama-tama tentu menekan risiko serangan jantung. Kita tahu otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner yang memberinya makan) agar bugar dan berfungsi normal memompakan darah tanpa henti. Untuk itu, otot jantung membutuhkan aliran darah yang lebih deras dan lancar. Berjalan kaki tergopoh-gopoh memperderas aliran darah ke dalam koroner jantung. Dengan demikian kecukupan oksigen otot jantung terpenuhi dan otot jantung terjaga untuk bisa tetap cukup berdegup.&lt;br /&gt;Bukan hanya itu. Kelenturan pembuluh darah arteri tubuh yang terlatih menguncup dan mengembang akan terbantu oleh mengejangnya otot-otot tubuh yang berada di sekitar dinding pembuluh darah sewaktu melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu. Hasil akhirnya, tekanan darah cenderung menjadi lebih rendah, perlengketan antarsel darah yang bisa berakibat gumpalan bekuan darah penyumbat pembuluh juga akan berkurang.&lt;br /&gt;Lebih dari itu, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spons penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki tergopoh-gopoh. Tidak banyak cara di luar obat yang dapat meningkatkan kadar HDL selain dengan bergerak badan. Berjalan kaki tergopoh-gopoh tercatat mampu menurunkan risiko serangan jantung menjadi tinggal separuhnya.&lt;br /&gt;(2). Stroke. &lt;br /&gt;Kendati manfaat berjalan kaki tergopoh-gopoh terhadap stroke pengaruhnya belum senyata terhadap serangan jantung koroner, beberapa studi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Tengok saja bukti alami nenek-moyang kita yang lebih banyak melakukan kegiatan berjalan kaki setiap hari, kasus stroke zaman dulu tidak sebanyak sekarang. Salah satu studi terhadap 70 ribu perawat (Harvard School of Public Health) yang dalam bekerja tercatat melakukan kegiatan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu, risiko mereka terserang stroke menurun duapertiga.&lt;br /&gt;(3). Berat badan stabil. &lt;br /&gt;Ternyata dengan membiasakan berjalan kaki rutin, laju metabolisme tubuh ditingkatkan. Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang mungkin ada akan terbakar oleh meningkatnya metabolisme tubuh, sehingga kenaikan berat badan tidak terjadi.&lt;br /&gt;(4). Menurunkan berat badan. &lt;br /&gt;Ya, selain berat badan dipertahankan stabil, mereka yang mulai kelebihan berat badan, bisa diturunkan dengan melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu secara rutin. Kelebihan gajih di bawah kulit akan dibakar bila rajin melakukan kegiatan berjalan kaki cukup laju paling kurang satu jam.&lt;br /&gt;(5). Mencegah kencing manis. &lt;br /&gt;Ya, dengan membiasakan berjalan kaki melaju sekitar 6 km per jam, waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda atau mencegah berkembangnya diabetes Tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk (National Institute of Diabetes and Gigesive &amp; Kidney Diseases).&lt;br /&gt;Sebagaimana kita tahu bahwa kasus diabetes yang bisa diatasi tanpa perlu minum obat, bisa dilakukan dengan memilih gerak badan rutin berkala. Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara bergerak badan (brisk walking), obat tidak diperlukan. Itu berarti bahwa berjalan kaki tergopoh-gopoh sama manfaatnya dengan obat antidiabetes.&lt;br /&gt;(6). Mencegah osteoporosis. &lt;br /&gt;Betul. Dengan gerak badan dan berjalan kaki cepat, bukan saja otot-otot badan yang diperkokoh, melainkan tulang-belulang juga. Untuk metabolisme kalsium, bergerak badan diperlukan juga, selain butuh paparan cahaya matahari pagi. Tak cukup ekstra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis. Tubuh juga membutuhkan gerak badan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis. Mereka yang melakukan gerak badan sejak muda, dan cukup mengonsumsi kalsium, sampai usia 70 tahun diperkirakan masih bisa terbebas dari ancaman pengeroposan tulang.&lt;br /&gt;(7). Meredakan encok lutut. &lt;br /&gt;Lebih sepertiga orang usia lanjut di Amerika mengalami encok lutut (osteoarthiris) . Dengan membiasakan diri berjalan kaki cepat atau memilih berjalan di dalam kolam renang, keluhan nyeri encok lutut bisa mereda. Untuk mereka yang mengidap encok lutut, kegiatan berjalan kaki perlu dilakukan berselang-seling, tidak setiap hari. Tujuannya untuk memberi kesempatan kepada sendi untuk memulihkan diri. Satu hal yang perlu diingat bagi pengidap encok tungkai atau kaki: jangan keliru memilih sepatu olahraga. Kita tahu, dengan semakin bertambahnya usia, ruang sendi semakin sempit, lapisan rawan sendi kian menipis, dan cairan ruang sendi sudah susut. Kondisi sendi yang sudah seperti itu perlu dijaga dan dilindungi agar tidak mengalami goncangan yang berat oleh beban bobot tubuh, terlebih pada yang gemuk.&lt;br /&gt;Bila bantalan (sol) sepatu olahraganya kurang empuk, sepatu gagal berperan sebagai peredam goncangan (shock absorber). Itu berarti sendi tetap mengalami beban goncangan berat selama berjalan, apalagi bila berlari atau melompat. Hal ini yang memperburuk kondisi sendi, lalu mencetuskan serangan nyeri sendi atau menimbulkan penyakit sendi pada mereka yang berisiko terkena gangguan sendi.&lt;br /&gt;Munculnya nyeri sendi sehabis melakukan kegiatan berjalan kaki, bisa jadi lantaran keliru memilih jenis sepatu olahraga. Sepatu bermerek menentukan kualitas bantalannya, selain kesesuaian anatomi kaki.&lt;br /&gt;Kebiasaan berjalan kaki tanpa alas kaki, bahkan di dalam rumah sekalipun, bisa memperburuk kondisi sendi-sendi tungkai dan kaki, akibat beban dan goncangan yang harus dipikul oleh sendi.&lt;br /&gt;(8) Depresi. &lt;br /&gt;Ternyata bergerak badan dengan berjalan kaki cepat juga membantu pasien dengan status depresi. Berjalan kaki tergopoh-gopoh bisa menggantikan obat antidepresan yang harus diminum rutin. Studi ihwal terbebas dari depresi dengan berjalan kaki sudah dikerjakan lebih 10 tahun.&lt;br /&gt;(9). Kanker juga dapat dibatalkan muncul bila kita rajin berjalan kaki, setidaknya jenis kanker usus besar (colorectal carcinoma). &lt;br /&gt;Kita tahu, bergerak badan ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga buang air besar lebih tertib. Kanker usus dicetuskan pula oleh tertahannya tinja lebih lama di saluran pencernaan. Studi lain juga menyebutkan peran berjalan kaki terhadap kemungkinan penurunan risiko terkena kanker payudara. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rgd,&lt;br /&gt;A Ghofar Syarief&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3244687988275747429-3780747704650461640?l=aghofars.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aghofars.blogspot.com/feeds/3780747704650461640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/12/jalan-kaki-jinakan-9-jenis-penyakit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/3780747704650461640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/3780747704650461640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/12/jalan-kaki-jinakan-9-jenis-penyakit.html' title='Jalan Kaki Jinakan 9 Jenis Penyakit'/><author><name>Abd Ghofar Syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10307935897700992050</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SzmO4nqOEfI/AAAAAAAAAGE/snug2OTLzVA/S220/Photo+bapa1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3244687988275747429.post-6137469631820814313</id><published>2009-12-28T21:25:00.000-08:00</published><updated>2009-12-28T21:51:53.249-08:00</updated><title type='text'>Abd Ghofar Syarief; Urgensi Human Capital</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SzmU4A93UCI/AAAAAAAAAGk/4tEFzSKamAc/s1600-h/Photo+bapa1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 60px; height: 72px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SzmU4A93UCI/AAAAAAAAAGk/4tEFzSKamAc/s320/Photo+bapa1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420527316570165282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: rgb(51, 0, 51); text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 51);"&gt;الحاجة الملحة   &lt;/span&gt;                 &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 51);"&gt; &lt;/span&gt; &lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 51);"&gt;لإدارة رأس المال               &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://www.blogspot.aghofars.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:100%;" &gt;واحدة من القضايا الاستراتيجية التي تواجه الأزمة المالية العالمية التي يتعين&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:100%;" &gt;التغلب عليها وتتعلق بمعيار كفاية رأس المال هو يتعلق برأس المال والسيولة النقدية ، حتى أن الاستراتيجية اللازمة لمواجهة الموقف كفاية رأس المال هو عامل أساسي في سياق خلق قيمة للمساهمين ، بحيث المرورية اللازمة موثوق بها سواء في شركة إدارة الأصول المالية وغير الأصول (المالية غير الملموسة) بما في ذلك إدارة رأس المال البشري.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:100%;" &gt;بعض العوامل الأساسية التي تحدد الكفاءة في إدارة رأس المال هي : رأس المال التشغيلي (المنطوق) ، الأصول الرأسمالية والأصول غير الملموسة. لمعالجة هذه المسائل وهناك العديد من عامل النجاح الحاسم النخاعي منها : اهتمام الإدارة ؛ الرؤية الأداء ؛ الكفاءة العملية ، وتفهم أهمية إدارة رأس المال والمساءلةانها ليست أقل أهمية لكفاءة العملية هي الحاجة إلى تكنولوجيا المعلومات) ، والتي تستخدمها بعض الشركات اليابانية الشهيرة لفعل الخير في كفاءة عملية ، مع تحسين جودة المنتج.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:100%;" &gt;مشابهة لتلك التي يستخدمها حزب العمال المتحدة جرارات Tbk وأسترا Otoparts. يصبح ضرورة مطلقة لدعم عملياتها التجارية. كيف لا يعود الى خط تجميع يجب أن تكون قادرة على انتاج انتاج دقيق وسريع وذلك لخلق القيمة التي يتم استخدام التفوق&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;agh&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3244687988275747429-6137469631820814313?l=aghofars.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aghofars.blogspot.com/feeds/6137469631820814313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/12/urgensi-human-capital-dalam-bahasa-arab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/6137469631820814313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/6137469631820814313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/12/urgensi-human-capital-dalam-bahasa-arab.html' title='Abd Ghofar Syarief; Urgensi Human Capital'/><author><name>Abd Ghofar Syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10307935897700992050</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SzmO4nqOEfI/AAAAAAAAAGE/snug2OTLzVA/S220/Photo+bapa1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SzmU4A93UCI/AAAAAAAAAGk/4tEFzSKamAc/s72-c/Photo+bapa1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3244687988275747429.post-3208858604780623077</id><published>2009-08-02T23:01:00.000-07:00</published><updated>2009-12-28T21:43:53.321-08:00</updated><title type='text'>kisah seonggok jenazah</title><content type='html'>belajar dari cerita nyata seonggok jenazah&lt;br /&gt;sang populer&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3244687988275747429-3208858604780623077?l=aghofars.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aghofars.blogspot.com/feeds/3208858604780623077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/08/kisah-seonggok-jenazah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/3208858604780623077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/3208858604780623077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/08/kisah-seonggok-jenazah.html' title='kisah seonggok jenazah'/><author><name>Abd Ghofar Syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10307935897700992050</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SzmO4nqOEfI/AAAAAAAAAGE/snug2OTLzVA/S220/Photo+bapa1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3244687988275747429.post-5977318748204892744</id><published>2009-07-14T20:54:00.000-07:00</published><updated>2009-07-27T02:09:58.660-07:00</updated><title type='text'>MUTIARA KATA BERPADU BANGSA</title><content type='html'>KATA–KATA MUTIARA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Smile is the shortest distance between two people.&lt;br /&gt;Senyum adalah jarak yang terdekat antara dua manusia .&lt;br /&gt;Real power does not hit hard , but straight to the point.&lt;br /&gt;Kekuatan yang sesungguhnya tidak memukul dengan keras , tetapi tepat sasaran&lt;br /&gt;You have to endure caterpillars if you want to see butterflies. (Antoine De Saint)&lt;br /&gt;Anda harus tahan terhadap ulat jika ingin dapat melihat kupu-kupu. (Antoine De Saint)&lt;br /&gt;Only the man who is in the truth is a free man.&lt;br /&gt;Hanya orang yang berada dalam kebenaranlah orang yang bebas.&lt;br /&gt;Every dark light is followed by a light morning.&lt;br /&gt;Malam yang gelap selalu diikuti pagi yang tenang.&lt;br /&gt;Laughing is healthy, especially if you laugh about yourself.&lt;br /&gt;Tertawa itu sehat, lebih-lebih jika mentertawakan diri sendiri.&lt;br /&gt;The danger of small mistakes is that those mistakes are not always small.&lt;br /&gt;Bahayanya kesalahan-kesalahan kecil adalah bahwa kesalahan-kesalahan itu tidak selalu kecil.&lt;br /&gt;Kesalahan kecil bisa mengakibatkan kesalahan yang lebih besar. Bersamaan dengan kesalahan itu, persoalannya bisa menjadi besar pula. Maka kesalahan kecil pun harus segera dibetulkan.&lt;br /&gt;To be silent is the biggest art in a conversation.&lt;br /&gt;Sikap diam adalah seni yang terhebat dalam suatu pembicaraan.&lt;br /&gt;The worst in the business world is the situation of no decision. (Napoleon).&lt;br /&gt;Yang terparah dalam dunia usaha adalah keadaan tidak ada keputusan. (Napoleon).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dig a well before you become thirsty.&lt;br /&gt;Galilah sumur sebelum Anda merasa haus.&lt;br /&gt;Good manners consist of small sacrifices.&lt;br /&gt;Sopan – santun yang baik yang terdiri dari pengorbanan –pengorbanan kecil.&lt;br /&gt;ideas are only seeds, to pick the crops needs perspiration.&lt;br /&gt;gagasan-gagasan hanyalah bibit, menuai hasilnya membutuhkan keringat.&lt;br /&gt;laziness makes a man so slow that pov erty soon overtake him.&lt;br /&gt;kemalasan membuat seseorang begitu lamban sehingga kemiskinan segera menyusul.&lt;br /&gt;those who are able to control their rage can conquer their most serious enemy.&lt;br /&gt;siapa yang dapat menahan marahnya mampu mengalahkan musuhnya yang paling berbahaya.&lt;br /&gt;knowledge and skills are tools, the workman is character.&lt;br /&gt;pengetahuan dan keterampilan adalah alat, yang menentukan sukses adalah tabiat.&lt;br /&gt;a healthy man has a hundred wishes, a sick man has only one.&lt;br /&gt;orang yang sehat mempunyai seratus keinginan, orang yang sakit hanya punya satu keinginan&lt;br /&gt;a medical doctor makes one healthy, the nature creates the health. (aristoteles)&lt;br /&gt;seorang dokter menyembuhkan, dan alam yang menciptakan kesehatan. (aristoteles)&lt;br /&gt;the man who says he never has time is the laziest man.(lichtenberg)&lt;br /&gt;orang yang mengatakan tidak punya waktu adalah orang yang pemalas.(lichterberg)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;politeness is the oil which reduces the friction against each other. (demokritus).&lt;br /&gt;sopan-santu adalah ibarat minyak yang mengurangi gesekan satu dengan yang lain. (demokritus).&lt;br /&gt;a drop of ink can move a million people to think.&lt;br /&gt;setetes tinta bisa menggerakan sejuta manusia untuk berfikir.&lt;br /&gt;we can take from our life up to what we put to it.&lt;br /&gt;apa yang bisa kita dapat dari kehidupan kita tergantung dari apa yang kita masukkan ke situ.&lt;br /&gt;real power does not hit hard, but straight to the point.&lt;br /&gt;kekuatan yang sesungguhnya tidak memukul dengan keras, tetapi tepat sasaran&lt;br /&gt;if you leave everything to your good luck, then you make your life a lottery.&lt;br /&gt;jika anda mengantungkan diri pada keberuntungan saja, anda membuat hidup anda seperti lotere.&lt;br /&gt;real power does not hit hard, but straight to the point.&lt;br /&gt;kekuatan yang sesungguhnya tidak memukul dengan keras, tetapi tepat sasaran.&lt;br /&gt;being careful in judging an opinion is a sign of wisdom.&lt;br /&gt;kehati-hatian dalam menilai pendapat orang adalah ciri kematangan jiwa.&lt;br /&gt;you recognize birds from their singging, you do people from their talks.&lt;br /&gt;burung dikenal dari nyanyiannya, manusia dari kata-katanya.&lt;br /&gt;one ounce of prevent is equal to one pound of medicine.&lt;br /&gt;satu ons pencegahan sama nilainya dengan satu pon obat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3244687988275747429-5977318748204892744?l=aghofars.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aghofars.blogspot.com/feeds/5977318748204892744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/07/mutiara-kata-berpadu-bangsa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/5977318748204892744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/5977318748204892744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/07/mutiara-kata-berpadu-bangsa.html' title='MUTIARA KATA BERPADU BANGSA'/><author><name>Abd Ghofar Syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10307935897700992050</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SzmO4nqOEfI/AAAAAAAAAGE/snug2OTLzVA/S220/Photo+bapa1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3244687988275747429.post-5571120695159947187</id><published>2009-07-14T01:58:00.000-07:00</published><updated>2009-07-14T01:59:39.377-07:00</updated><title type='text'>Bila bertanya seorang kekasih</title><content type='html'>Hukum wanita yang sedang haid/nifas membaca Al Quran, dan ingin belajar membaca Al Quran, andai ia sudah hafal, serta wanita yang sedang haid/nifas masuk ke masjid dan dia melakukan aktifitas di dalam masjid misalnya pengajian?&lt;br /&gt;Alhamdulillah, wash-sholaatu was-salaamu ‘alaa rosuulillah, laa haula walaa quwwata illa billaah, waba’d.&lt;br /&gt;Pada dasarnya seorang muslim/muslimah dianjurkan untuk membaca al-quran, karena membaca al-quran merupakan bagian dari ibadah (al-muta’abbad bi tilawatihi). Namun untuk membaca al-Quran disyaratkan untuk bersuci terlebih dahulu dari hadats, baik hadats kecil maupun hadats besar. Nah, orang yang sedang haidh atau nifas adalah termasuk orang yang sedang menanggung hadats, oleh karenanya tidak boleh membaca al-Quran, sebagaimana sabda rasulullah SAW:&lt;br /&gt;لا يَقْرَأ الْحَائِضُ وَلا الْجُنُبُ شَيْئًا مِنْ الْقُرْآنِ&lt;br /&gt;“Orang yang sedang haidh atau junub tidak boleh membaca sesuatu dari al-Quran” HR. at-Tirmidzi dan al-Baihaqi.&lt;br /&gt;Yang perlu diperhatikan bahwa pengertian “membaca” di sini adalah mengucapkan ayat-ayat al-Quran melalui mulut, baik dengan melihat mushhaf ataupun dengan mengucapkan ayat-ayat yang sudah dihafalnya. Sedangkan apabila orang yang sedang haidh/nifas tersebut hafal ayat-ayat al-Quran kemudian membacanya dalam hati, maka yang demikian itu dibolehkan.&lt;br /&gt;Memang, ada pendapat dalam mazhab Malikiyah yang membolehkan bagi orang haidh untuk membaca al-Quran, dengan alasan bahwa sayyidatina Aisyah R.A. pernah membaca al-Quran dalam keadaan sedang haidh. Namun pendapat tersebut ditentang oleh sebagian besar (jumhur) ulama, dengan alasan bahwa apa yang dilakukan oleh sayyidatina Aisyah RA tersebut (jika riwayatnya dianggap shahih) bukan otomatis menunjukkan bolehnya membaca al-Quran bagi orang yang sedang haidh, karena bertentangan dengan sabda nabi di atas dan bertentangan dengan pendapat para sahabat lainnya. &lt;br /&gt;Selain itu, orang yang sedang haidh/nifas juga dilarang untuk berdiam diri atau beraktifitas di masjid, sebagaimana sabda rasulullah SAW:&lt;br /&gt;لا أُحِلُّ الْمَسْجِدَ لِحَائِضٍ وَلا جُنُبٍ&lt;br /&gt;“Aku tidak menghalalkan masjid bagi orang yang sedang haidh ataupun yang junub” HR. al-Bahaqi.&lt;br /&gt;Namun apabila aktifitas yang dilakukan hanya sebentar (misalnya berjalan sepintas-lalu) dan yakin tidak akan mengotori masjid maka yang demikian itu dibolehkan (lihat: al-Majmu’ Syarh al-Muhazzab). Dengan demikian menjadi jelas bahwa orang yang haidh/nifas tidak boleh beraktifitas terlalu lama di masjid, termasuk mengikuti pengajian apalagi belajar membaca al-Quran.&lt;br /&gt;Demikian, wallohu a’lam bish-showaab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3244687988275747429-5571120695159947187?l=aghofars.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aghofars.blogspot.com/feeds/5571120695159947187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/07/bila-bertanya-seorang-kekasih.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/5571120695159947187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/5571120695159947187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/07/bila-bertanya-seorang-kekasih.html' title='Bila bertanya seorang kekasih'/><author><name>Abd Ghofar Syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10307935897700992050</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SzmO4nqOEfI/AAAAAAAAAGE/snug2OTLzVA/S220/Photo+bapa1.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3244687988275747429.post-7714876116120003776</id><published>2009-07-01T22:55:00.002-07:00</published><updated>2009-07-01T22:58:28.637-07:00</updated><title type='text'>Urgensi Human Capital Management</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face  {font-family:"Comic Sans MS";  panose-1:3 15 7 2 3 3 2 2 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:script;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-parent:"";  margin:0mm;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p  {mso-margin-top-alt:auto;  margin-right:0mm;  mso-margin-bottom-alt:auto;  margin-left:0mm;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1  {size:612.0pt 792.0pt;  margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;  mso-header-margin:36.0pt;  mso-footer-margin:36.0pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0mm 5.4pt 0mm 5.4pt;  mso-para-margin:0mm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="1026"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Salah satu masalah strategis yang dihadapi dalam krisis keuangan global yang perlu diatasi adalah menyangkut Capital Efficiency yang berkait pada permodalan dan cash flow, sehingga diperlukan strategy untuk mengatasinya.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Capital Efficiency merupakan salah satu factor kunci dalam rangka penciptaan nilai bagi para pemegang saham, sehingga diperlukan kemapuan yang handal dalam mengelola perusahaan baik berupa asset financial maupun non financial (intangible asset) termasuk didalamnya Human Capital Management.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Beberapa factor kunci yang menjadi penentu efficiency dalam pengelolaan capital adalah : Operating Capital (OP), Capital Assets dan Intangible Assets. Untuk menyikapi hal-hal tersebut terdapat beberapa Critical Success Factor (CSF) diantaranya adalah : Management Attention; performance Visibility; process efficiency; understanding the importance of capital management dan accountability&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Hal yang tidak kalah penting dengan efficiency Proses adalah perlunya Information Technology (IT), sebagaimana digunakan oleh beberapa perusahaan Jepang yang terkenal dengan jago dalam melakukan effisiensi proses, sekaligus meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Seperti halnya yang digunakan oleh PT United Tractor Tbk dan Astra Otoparts. IT menjadi kebutuhan mutlak untuk mendukung operasional bisnisnya. Betapa tidak karena dengan satu lini perakitan harus mampu menghasilkan output yang akurat dan cepat sehingga mampu menciptakan value yang dijadikan keunggulan.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3244687988275747429-7714876116120003776?l=aghofars.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aghofars.blogspot.com/feeds/7714876116120003776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/07/urgensi-human-capital-management.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/7714876116120003776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/7714876116120003776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/07/urgensi-human-capital-management.html' title='Urgensi Human Capital Management'/><author><name>Abd Ghofar Syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10307935897700992050</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SzmO4nqOEfI/AAAAAAAAAGE/snug2OTLzVA/S220/Photo+bapa1.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3244687988275747429.post-6751296031415102601</id><published>2009-04-26T21:37:00.000-07:00</published><updated>2009-04-26T21:47:38.184-07:00</updated><title type='text'>Segala suatu ada hikmahnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SfU3KBRDDCI/AAAAAAAAAAM/MdzW02Jo2Lk/s1600-h/kucing.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 73px; height: 73px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SfU3KBRDDCI/AAAAAAAAAAM/MdzW02Jo2Lk/s320/kucing.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329226379341007906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dibalik  'Pandanganmu'&lt;br /&gt;akan gambar ini, akan ada makna hidup&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3244687988275747429-6751296031415102601?l=aghofars.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aghofars.blogspot.com/feeds/6751296031415102601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/04/dibalik-pandanganmu-akan-gambar-ini.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/6751296031415102601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/6751296031415102601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/04/dibalik-pandanganmu-akan-gambar-ini.html' title='Segala suatu ada hikmahnya'/><author><name>Abd Ghofar Syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10307935897700992050</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SzmO4nqOEfI/AAAAAAAAAGE/snug2OTLzVA/S220/Photo+bapa1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SfU3KBRDDCI/AAAAAAAAAAM/MdzW02Jo2Lk/s72-c/kucing.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3244687988275747429.post-145495200829986258</id><published>2009-04-26T21:13:00.000-07:00</published><updated>2009-04-26T21:20:19.427-07:00</updated><title type='text'>Kalimat Pembuka</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;Assalaamu'alaikum Wr. Wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Menyimak dan Memberi komentar&lt;br /&gt;Bersama Abd Ghofar Syarief&lt;br /&gt;Mari Berembug&lt;br /&gt;Menuju Persaudaraan&lt;br /&gt;Yang dicita-citakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum Wr.Wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rgd,&lt;br /&gt;AGS&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3244687988275747429-145495200829986258?l=aghofars.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aghofars.blogspot.com/feeds/145495200829986258/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/04/kalimat-pembuka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/145495200829986258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3244687988275747429/posts/default/145495200829986258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aghofars.blogspot.com/2009/04/kalimat-pembuka.html' title='Kalimat Pembuka'/><author><name>Abd Ghofar Syarief</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10307935897700992050</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_j_kw1yoZ1Ts/SzmO4nqOEfI/AAAAAAAAAGE/snug2OTLzVA/S220/Photo+bapa1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
